Circuit Training Tingkatkan Daya Tahan Atlet Taekwondo

VOKASI NEWS – Taekwondo merupakan olahraga bela diri yang menuntut daya tahan kardiorespirasi tinggi untuk mendukung performa selama pertandingan intensif. Namun, banyak atlet tingkat universitas memiliki kapasitas aerobik yang relatif rendah karena fokus latihan lebih dominan pada sistem anaerobik. Kondisi ini membuat atlet rentan mengalami kelelahan dini danpenurunan efektivitas performa.

Circuit Training sebagai Metode Latihan Fisik

Penelitian yang dilakukan di Universitas Airlangga bertujuan menganalisis pengaruh circuit training terhadap daya tahan kardiorespirasi atlet Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo. Sebanyak 14 atlet dipilih menggunakan teknik consecutive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Kelompok perlakuan menjalani program circuit training sebanyak tiga kali seminggu selama empat minggu, sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan intervensi serupa.

Daya tahan kardiorespirasi diukur menggunakan Bleep Test untuk memperoleh nilai VO₂max. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok perlakuan mengalami peningkatan signifikan pada rata-rata VO₂max dari 41,43 menjadi 44 (p = 0,025). Sebaliknya, kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan berarti dengan nilai awal 34,43 menjadi 34,14 (p = 0,356). Perbandingan hasil akhir antara kedua kelompok menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,033).

Manfaat Circuit Training bagi Atlet Taekwondo

Temuan ini menegaskan bahwa circuit training efektif meningkatkan daya tahan kardiorespirasi atlet taekwondo. Latihan yang dilakukan dalam bentuk rangkaian pos dengan intensitas sedang hingga tinggi dan waktu istirahat singkat mampu menstimulasi sistem energi aerobik dan anaerobik secara simultan. Hal ini sesuai dengan karakteristik taekwondo yang menuntut gerakan eksplosif dengan pemulihan singkat.

Manfaat penelitian ini tidak hanya bagi atlet, tetapi juga bagi pelatih dan masyarakat yang berkecimpung dalam olahraga bela diri. Circuit training dapat dijadikan alternatif program latihan untuk meningkatkan kapasitas aerobik sekaligus mendukung performa optimal. Selain itu, hasil penelitian ini menambah wawasan keilmuan mengenai efektivitas metode latihan sistematis dalam meningkatkan daya tahan kardiorespirasi.

Dengan penerapan circuit training secara terstruktur, atlet taekwondo di tingkat universitas berpotensi mencapai standar internasional VO₂max yang lebih tinggi. Hal ini diharapkan dapat mendukung pencapaian prestasi olahraga sekaligus menjaga kebugaran fisik secara berkelanjutan.

[BACA JUGA: Aktivitas Fisik Tingkatkan Keseimbangan Anak Sekolah]

Penulis: Rafa Surya Aditama

Pembimbing: Ditaruni Asrina Utami, Dany Pramono Putra

Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)